{"id":2841,"date":"2021-12-22T04:01:11","date_gmt":"2021-12-22T04:01:11","guid":{"rendered":"https:\/\/fe.desnet.id\/5g_kominfo\/?p=2841"},"modified":"2021-12-22T04:01:37","modified_gmt":"2021-12-22T04:01:37","slug":"pemerintah-dorong-pemanfaatan-5g-untuk-industri-dalam-negeri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/id\/pemerintah-dorong-pemanfaatan-5g-untuk-industri-dalam-negeri\/","title":{"rendered":"Pemerintah Dorong Pemanfaatan 5G untuk Industri Dalam Negeri"},"content":{"rendered":"<div>\n<div>\n<p><strong><span lang=\"EN-US\">Jakarta, Kominfo &#8211;<\/span><\/strong><span lang=\"EN-US\"> Pemerintah mendorong pemanfaatan teknologi telekomunikasi 5G untuk industri dalam negeri.\u00a0Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian, Taufiek Bawazier menyatakan Kementerian Perindustrian mendorong industri dalam negeri memproduksi perangkat pendukung <em>base station<\/em> 5G.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p><span lang=\"EN-US\">&#8220;Hal ini sejalan dengan pesan Presiden Joko Widodo, khususnya untuk menunjang produksi industri manufaktur yang menggunakan teknologi IoT.\u00a0Pengembangan R&amp;D teknologi 5G, akan diarahkan ke Technopark binaan Kemenperin, hasil kerja sama dengan vendor-vendor dalam negeri,&#8221;\u00a0ujarnya dalam Webinar \u201c5G dan Peran Insinyur Elektro dalam Pengembangan Transformasi Digital Indonesia\u201d dari Jakarta, Sabtu (26\/06\/2021).<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p><span lang=\"EN-US\">Pemerintah telah meluncurkan \u201cPeta Jalan Making Indonesia 4.0\u201d pada 4 April 2018 lalu sebagai inisiatif untuk percepatan pembangunan industri memasuki era industri 4.0 dengan sasaran utama menjadikan Indonesia sebagai 10 negara ekonomi terbesar dunia berdasarkan PDB pada tahun 2030.\u00a0<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p><span lang=\"EN-US\">Menurut Dirjen Taufiek, Kemenperin tengah menyiapkan industri dalam negeri dalam penyediaan perangkat pendukung base station 5G maupun aplikasinya. Sedangkan untuk tahap awal nilai persentase ambang batas minimum TKDN perangkat pengguna (User Equipment) 5G, dapat mengikuti nilai yang berlaku saat ini pada perangkat dengan teknologi 4G\/LTE.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p><span lang=\"EN-US\">\u201cPemerintah telah menetapkan 10 (sepuluh) program prioritas nasional, diantaranya dengan membangun Infrastruktur Digital, dan infrastruktur 5G termasuk di dalamnya untuk dapat mempercepat transformasi digital. Untuk itu dibutuhkan revitalisasi industri manufaktur guna mendukung program tersebut,\u201d jelasnya.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p><span lang=\"EN-US\">Dirjen Ilmate menyatakan\u00a0teknologi 5G memiliki kombinasi antara konektivitas berkecepatan tinggi, latensi yang rendah, dan cakupan yang luas untuk dioptimalkan bagi penerapan industri 4.0.\u00a0\u201cSehingga sensor dan penganalisaan data akan menjadi\u00a0<em>real time<\/em>\u00a0dan tanpa jeda,\u201d tuturnya.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p><span lang=\"EN-US\">Selain itu, 5G juga membuat pengguna bisa mengontrol lebih banyak perangkat secara remote. Bahkan, 5G dapat membuka lebih banyak ragam\u00a0<em>use case<\/em>, peluang bisnis, dan kebermanfaatan bagi masyarakat.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p><span lang=\"EN-US\">\u201cDi mana kinerja jaringan\u00a0<em>real-time<\/em>\u00a0sangat kritis, seperti pada<em>\u00a0remote control<\/em>\u00a0alat berat di lingkungan berbahaya, sehingga dapat meningkatkan faktor keselamatan pekerja, dan banyak lainnya,\u201d ungkap Dirjen Taufiek.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p><span lang=\"EN-US\">Direktur Jenderal Ilmate berharap dengan adanya webinar yang dilaksanakan BKE PII dan IEEE Indonesia Section dapat memberikan wawasan kepada Insinyur Elektro Indonesia untuk bisa memanfaatkan peluang teknologi 5G dalam menunjang Industri 4.0, membangun SDM dan ekosistem untuk mengakomodasi transformasi digital Indonesia.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p><span lang=\"EN-US\">Webinar yang diselenggarakan Persatuan Insinyur Indonesia) dan IEEE (<em>Institute of Electrical and Electronics Engineers<\/em>) Indonesia\u00a0<em>Section<\/em>\u00a0khususnya bidang\u00a0<em>Government Relation Chapter<\/em>, diharapkan dapat menjadi wadah bagi para akademisi untuk bersinergi dalam membangun solusi teknologi berbasis 5G.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p><span lang=\"EN-US\">Selain Dirjen Ilmate Kementerian Perindustrian, webinar juga diisi dengan pembicara Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, LT. Handoko dan Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo, Ismail. Hadir pula perwakilan\u00a0ekosistem 5G antara lain\u00a0dari Telkomsel, PT. Tata Sarana Mandiri (TSM); ShintaVR; Asosiasi Internet of Things Indonesia (ASIOTI);\u00a0serta\u00a0<em>Schneider Electric<\/em>.\u00a0(hm.ys)<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p><span lang=\"EN-US\">(<a href=\"https:\/\/www.kominfo.go.id\/content\/detail\/35312\/pemerintah-dorong-pemanfaatan-5g-untuk-industri-dalam-negeri\/0\/berita\">https:\/\/www.kominfo.go.id\/content\/detail\/35312\/pemerintah-dorong-pemanfaatan-5g-untuk-industri-dalam-negeri\/0\/berita<\/a>)<\/span><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, Kominfo &#8211; Pemerintah mendorong pemanfaatan teknologi telekomunikasi 5G untuk industri dalam negeri.\u00a0Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian, Taufiek Bawazier menyatakan Kementerian Perindustrian mendorong industri dalam negeri memproduksi perangkat pendukung base station 5G. &#8220;Hal ini sejalan dengan pesan Presiden Joko Widodo, khususnya untuk menunjang produksi industri manufaktur yang menggunakan teknologi &hellip;<\/p>\n<p class=\"read-more\"> <a class=\"\" href=\"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/id\/pemerintah-dorong-pemanfaatan-5g-untuk-industri-dalam-negeri\/\"> <span class=\"screen-reader-text\">Pemerintah Dorong Pemanfaatan 5G untuk Industri Dalam Negeri<\/span> Read More &raquo;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2842,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-2841","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-acara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2841","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2841"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2841\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3165,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2841\/revisions\/3165"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2842"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2841"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2841"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2841"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}