{"id":2893,"date":"2021-12-22T06:05:28","date_gmt":"2021-12-22T06:05:28","guid":{"rendered":"https:\/\/fe.desnet.id\/5g_kominfo\/?p=2893"},"modified":"2021-12-22T06:05:28","modified_gmt":"2021-12-22T06:05:28","slug":"kominfo-implementasi-5g-jawab-kebutuhan-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/id\/kominfo-implementasi-5g-jawab-kebutuhan-masyarakat\/","title":{"rendered":"Kominfo: Implementasi 5G Jawab Kebutuhan Masyarakat"},"content":{"rendered":"<div>\n<p class=\"p1\"><strong><span lang=\"EN-US\">Jakarta, Kominfo &#8211;<\/span><\/strong><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\"> Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ismail berharap implementasi 5G dapat menajawab kebutuhan seluruh elemen masyarakat. Bahkan, Pemerintah menurutnya juga tengah menyiapkan tata kelola serta talenta digital agar bisa mengoptimalkan dampak implementasi 5G di Indonesia.<\/span><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">\u201cImplementasi 5G diharapkan bisa menjawab kebutuhan seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha, pemerintah dan juga individu,\u201d ujarnya dalam Seminar Daring CNBC Indonesia Telco Forum 2021: 5G Masa Depan Komunikasi RI, dari Jakarta, Rabu (28\/04\/2021).<\/span><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">Dirjen Ismail juga berharap jaringan cepat bisa disediakan dengan kualitas sebaik mungkin dan dengan harga yang terjangkau. Jika nantinya kecepatan 5G akan meningkat 10 kali lipat, dengan begitu dapat meningkatkan pengalaman pengguna. Namun, pasti juga akan ada masalah biaya. \u201cDibutuhkan efisiensi, walau kecepatan naik 10 kali lipat, tetap dijaga agar\u00a0<\/span><\/span><em><span lang=\"EN-US\">affordable,\u201d\u00a0<\/span><\/em><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">harapnya.<\/span><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">Menurutnya, menyediakan 5G bukan soal cepat-cepatan, tapi pada waktu yang tepat dan juga tepat sasaran. Dengan begitu, Kemkominfo dan Kementerian Perindustrian dapat menyiapkan\u00a0<\/span><\/span><em><span lang=\"EN-US\">roadmap<\/span><\/em><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">\u00a0secara jelas. Masyarakat bisa memahami peta jalan jaringan tersebut dapat dilaksanakan oleh pihak-pihak terkait.<\/span><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">\u201cMenyiapkan berbagai ekosistem yang dibutuhkan, sehingga infrastruktur yang dibangun bukan lagi untuk industri asing atau\u00a0<\/span><\/span><em><span lang=\"EN-US\">over the top<\/span><\/em><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">. Manfaatkan 5G dengan aplikasi anak bangsa,\u201d katanya.<\/span><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">Salah satu aspek yang perlu disiapkan agar Indonesia ingin menjadi tuan rumah di negeri sendiri dalam implementasi ekosistem 5G, menurut Dirjen SDPPI adalah menyiapkan sebanyak mungkin digital talent yang memiliki ragam karya aplikasi di dunia digital secara serentak dan pararel. \u201cKita mau menjadi tuan rumah dalam implementasi 5G, bukan hanya belanja tapi tidak bisa memanfaatkan untuk mendapatkan benefit yang maksimal,\u201d jelasnya.<\/span><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">Dirjen Ismail juga menegaskan tidak hanya membangun infrastruktur telekomunikasi, melainkan aplikasi-aplikasi yang berasal dari karya anak bangsa harus diperbanyak. \u201cData yang tersebar harus terjaga dengan baik, apalagi data privasi. Kita harus meyakini kita berdaulat pada data di Indonesia,&#8221; tandasnya.<\/span><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">Dirjen SDPPI juga mengingatkan para operator telekomunikasi agar tidak menggelontorkan dana secara cuma-cuma pada pengembangan 5G, tapi manfaat yang didapat tidak sebanding. Semua pihak harus mengambil kesempatan dalam pengembangan 5G di Indonesia untuk memperbesar tingkat komponen dalam negeri (TKDN). Hal itu harus tercermin dari infrastruktur yang diproduksi di Indonesia.<\/span><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">Oleh karena itu, Dirjen Ismail menyatakan Pemerintah akan menjadi orkestra dalam implementasi pengembangan teknologi 5G di Tanah Air. \u201cPemerintah akan menjadi orkestra yang menampung berbagai kepentingan dalam pengimplementasian pengembangan 5G,\u201d katanya.<\/span><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">Menurut Dirjen SDPPI, infrastuktur harus tersedia dimana-mana dan harus mempunyai kualitas terbaik. Tidak ketinggalan tarifnya harus terjangkau untuk semua pengguna. Percuma apabila layanan berkualitas, nampun tidak terjangkau masyarakat.<\/span><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">Dirjen Ismail mengakui masih ada pekerjaan rumah dari sisi kebijakan dan regulasi, berupa penyiapan aturan turunan Undang-undang Cipta Kerja, yakni Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Menteri (PM).<\/span><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">Menunggu hal tersebut, Dirjen SDPPI mengingatkan agar ada perubahan\u00a0<\/span><\/span><em><span lang=\"EN-US\">mindset\u00a0<\/span><\/em><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">di level pemerintah pusat dan daerah. \u201cPemerintah daerah memandang infrastruktur untuk mendapatkan Penadapatan Asli Daerah (PAD), ataupun izin yang berbelit-belit. Di dalam Undang-undang Cipta Kerja dan turunannya sudah seharusnya pemerintah pusat dan daerah memfasilitasi itu semua,\u201d tegasnya.<\/span><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">Menurut Dirjen Ismail, pemerintah tidak perlu mendapatkan pendapatan di depan, karena yang utama adalah memberikan kepastian dan kecepatan proses. \u201cSemua harus jelas dari pembiayaan dan peraturan, juga harus disosialisasikan bagaimana cara pengimplementasiannya,\u201d jelasnya.<\/span><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><b><span lang=\"EN-US\">Efisiensi Industri<\/span><\/b><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian, Ali Murtopo Tampubolon menjelaskan implementasi 5G diharapkan bisa menjadi pendorong otomasi industri sesuai target\u00a0<\/span><\/span><em><span lang=\"EN-US\">Making\u00a0<\/span><\/em><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">Indonesia 4.0 yang digagas pemerintah. Jaringan 5G dinilai bisa membuat industri lebih efisien dan meningkatkan daya saing dibandingkan dengan posisi saat ini, terutama yang berada di kawasan industri.<\/span><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">&#8220;Kita mau mendorong industri dalam negeri untuk mengoptimalkan dan meningkatkan equipment-nya, sehingga bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Kemudian tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) harus ditingkatkan, sehingga bisa menjaring investasi masuk,&#8221; kata Ali.<\/span><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian telah mensosialisasikan pada industri perihal pentingnya transformasi digital dalam efisiensi dan daya saing. Kemenperin akan mengembangkan\u00a0<\/span><\/span><em><span lang=\"EN-US\">techno park<\/span><\/em><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">\u00a0yang siap menjadi pemain industri 5G, sekaligus mengembangkan teknologi dan SDM.<\/span><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">Ali Murtopo Simbolon mengungkapkan kalau pihaknya sedang mengkaji stimulus untuk diberikan kepada stakeholder dalam pengembangan 5G di Indonesia. \u201cYang kami siapkan adalah bagaimana teknologi 5G bisa diproduksi di industi dalam negeri, sehingga karya anak bangsa bisa digunakan secara maksimal,\u201d katanya.<\/span><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">Lebih lanjut, ia menambahkan\u00a0<\/span><\/span><em><span lang=\"EN-US\">demand\u00a0<\/span><\/em><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">5G sudah sangat siap, begitupun dengan kebutuhan implementasi revolusi di industri 4.0. Ali Murtopo Simbolon mengatakan Kemenperin sedang mengkaji stimulus kepada industri telekomunikasi untuk pendukung implementasi teknologi 5G di Indonesia. \u201cNantinya, Ketika teknologi itu bisa diproduksi dalam negeri dan tidak terbeban dengan teknologi impor. Dengan begitu industri lokal pada implementasi 5G bisa maksimal dan menarik investasi baru,\u201d jelasnya.<\/span><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">Ali Murtopo mengatakan, tentu dengan penerapan Making Indonesia 4.0, sangat terlihat jelas kebutuhan 5G untuk transformasi industri di Indonesia. \u201cKementerian Perindustrian siap bersinergi dengan Kemkominfo dalam mempersiapkan 5G di Indonesia,\u201d imbuhnya.<\/span><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">Wakil Direktur Utama Sarana Menara Nusantara Adam Gifari menungkapkan tahun ini, perusahaan berfokus untuk meningkatkan jumlah fiberisasi. Sebagai catatan, hingga September 2020, jumlah fiberisasi yang dilakukan TOWR mencapai 37.000.<\/span><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">Ia juga mengungkapkan penambahan menara telekomunikasi tahun ini ditargetkan sebanyak 500-1.000 menara baru.<\/span><\/span><span class=\"apple-converted-space\"><span lang=\"EN-US\">\u00a0 <\/span><\/span><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">\u201cSementara untuk target co-location tahun ini ditargetkan pertumbuhannya 2.000<\/span><\/span><span class=\"apple-converted-space\"><span lang=\"EN-US\">\u00a0<\/span><\/span><span class=\"s1\"><span lang=\"EN-US\">sampai 3.000 menara,\u201d ungkapnya.<\/span><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div><span lang=\"IN\"><a href=\"https:\/\/www.kominfo.go.id\/content\/detail\/34174\/kominfo-implementasi-5g-jawab-kebutuhan-masyarakat\/0\/berita_satker\">https:\/\/www.kominfo.go.id\/content\/detail\/34174\/kominfo-implementasi-5g-jawab-kebutuhan-masyarakat\/0\/berita_satker<\/a><\/span><\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, Kominfo &#8211; Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ismail berharap implementasi 5G dapat menajawab kebutuhan seluruh elemen masyarakat. Bahkan, Pemerintah menurutnya juga tengah menyiapkan tata kelola serta talenta digital agar bisa mengoptimalkan dampak implementasi 5G di Indonesia. \u201cImplementasi 5G diharapkan bisa menjawab kebutuhan seluruh elemen masyarakat, termasuk &hellip;<\/p>\n<p class=\"read-more\"> <a class=\"\" href=\"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/id\/kominfo-implementasi-5g-jawab-kebutuhan-masyarakat\/\"> <span class=\"screen-reader-text\">Kominfo: Implementasi 5G Jawab Kebutuhan Masyarakat<\/span> Read More &raquo;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2894,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-2893","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-acara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2893","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2893"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2893\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3092,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2893\/revisions\/3092"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2894"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2893"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2893"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/5g_kominfo\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2893"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}