{"id":222,"date":"2022-11-16T08:01:03","date_gmt":"2022-11-16T08:01:03","guid":{"rendered":"https:\/\/fe.desnet.id\/bioalgae\/?p=222"},"modified":"2022-11-26T03:15:09","modified_gmt":"2022-11-26T03:15:09","slug":"kunyit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fe.desnet.online\/bioalgae\/en\/kunyit\/","title":{"rendered":"Kunyit"},"content":{"rendered":"<p><strong>1. Mengurangi nyeri pada penderita osteoarthritis<\/strong><\/p>\n<p>Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi ekstrak kunyit dapat digunakan sebagai\u00a0<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/pilihan-obat-rematik-alami-dan-terapi\">obat rematik alami<\/a>\u00a0dengan cara mengurangi rasa nyeri, karena kunyit memiliki efek yang sebanding dengan\u00a0<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/ibuprofen\">ibuprofen<\/a>.<\/p>\n<p><strong>2. Mencegah penyakit jantung<\/strong><\/p>\n<p>Penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. Kunyit diketahui dapat\u00a0<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/5-cara-mencegah-penyakit-jantung-sejak-dini\">mencegah penyakit jantung<\/a>\u00a0karena mengandung kurkumin yang mampu meningkatkan fungsi endotelium atau lapisan pembuluh darah. Selain itu, kunyit juga memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang berperan penting dalam mencegah penyakit jantung..<\/p>\n<p><strong>3. Meredakan rasa gatal pada kulit<\/strong><\/p>\n<p>Studi menunjukkan bahwa kunyit dapat meredakan gatal pada kulit yang disebabkan oleh\u00a0<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/gagal-ginjal-kronis\">penyakit ginjal kronis<\/a>.<\/p>\n<p>Anda bisa mengonsumsi kunyit 3 kali sehari selama 8 minggu, dengan mengombinasikan produk yang mengandung kurkumin dan ekstrak lada hitam guna meredakan rasa gatal ini.<\/p>\n<p><strong>4. Meringankan gangguan menstruasi<\/strong><\/p>\n<p>Studi menunjukkan bahwa suplemen yang mengandung kurkumin dapat meringankan gejala\u00a0<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/premenstrual-syndrome\">sindrom pramenstruasi<\/a>\u00a0(PMS). Tak hanya itu, kunyit juga diketahui dapat meredakan kram yang umum dialami wanita selama menstruasi<\/p>\n<p><strong>5. Mengatasi gangguan saluran pencernaan<\/strong><\/p>\n<p>Kurkumin yang terkandung di dalam kunyit terbukti efektif dalam mengatasi berbagai gangguan saluran pencernaan, seperti\u00a0<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/irritable-bowel-syndrome\"><em>irritable bowel syndrome<\/em><\/a>\u00a0(IBS),\u00a0<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/sakit-maag\">dispepsia<\/a>, tukak lambung, dan\u00a0<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/pankreatitis-akut\">pankreatitis<\/a>.<\/p>\n<p>Selain itu, kunyit yang mengandung kurkumin juga sering dijadikan sebagai salah satu alternatif\u00a0<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/zat-yang-dapat-terkandung-di-dalam-obat-penambah-nafsu-makan\">obat penambah nafsu makan<\/a>.<\/p>\n<p><strong>6. Mencegah kanker<\/strong><\/p>\n<p>Kurkumin memiliki sifat antiinflamasi yang diketahui dapat menghambat pertumbuhan, perkembangan, dan penyebaran sel kanker. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan efektivitas kunyit dalam mencegah penyakit kanker.<\/p>\n<p><strong>7. Mengurangi depresi<\/strong><\/p>\n<p>Studi menunjukkan bahwa konsumsi kunyit mampu mengurangi gejala\u00a0<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/depresi\">depresi<\/a>. Hal ini dikarenakan, kurkumin dalam kunyit dapat membantu antidepresan bekerja lebih baik.<\/p>\n<p><strong>8. Mengatasi masalah kulit<\/strong><\/p>\n<p>Berkat sifat antiinflamasi, antimikroba, dan antioksidan yang terkandung di dalamnya, kunyit dapat digunakan untuk mengatasi berbagai macam gangguan kulit, seperti\u00a0<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/inilah-manfaat-kunyit-untuk-jerawat-dan-cara-penggunaanya\">jerawat<\/a>,\u00a0<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/eksim-atopik\">eksim<\/a>, penuaan dini, dan\u00a0<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/psoriasis\">psoriasis<\/a>.<\/p>\n<p>Selain itu, masih ada beberapa manfaat kunyit yang bisa Anda dapatkan, seperti mencegah penyakit Alzheimer, menurunkan kolesterol jahat, mencegah penyakit\u00a0<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/5-obat-herbal-diabetes-yang-ampuh\">diabetes<\/a>,\u00a0<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/cari-tahu-obat-alami-asam-urat-di-sini\">meringankan gejala asam urat<\/a>, dan menjaga kesehatan mataKunyit juga diklaim bisa digunakan sebagai\u00a0<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/fakta-seputar-cara-mengobati-usus-buntu-dengan-kunyit\">obat usus buntu<\/a>. Namun, klaim ini hanyalah mitos. Hingga saat ini, belum ada penelitian ilmiah secara medis yang membenarkan hal tersebut.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>1. Mengurangi nyeri pada penderita osteoarthritis Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi ekstrak kunyit dapat digunakan sebagai\u00a0obat rematik alami\u00a0dengan cara mengurangi rasa nyeri, karena kunyit memiliki efek yang sebanding dengan\u00a0ibuprofen. 2. &hellip;<\/p>\n<p class=\"read-more\"> <a class=\"\" href=\"https:\/\/fe.desnet.online\/bioalgae\/en\/kunyit\/\"> <span class=\"screen-reader-text\">Kunyit<\/span> Read More &raquo;<\/a><\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":990,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-global-header-display":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[43],"tags":[],"class_list":["post-222","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bahan-baku"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/bioalgae\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/222","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/bioalgae\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/bioalgae\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/bioalgae\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/bioalgae\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=222"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/bioalgae\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/222\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":920,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/bioalgae\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/222\/revisions\/920"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/bioalgae\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/990"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/bioalgae\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=222"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/bioalgae\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=222"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/bioalgae\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=222"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}