{"id":337,"date":"2022-03-25T16:36:40","date_gmt":"2022-03-25T16:36:40","guid":{"rendered":"https:\/\/fe.desnet.id\/desa_nyatnyono\/?p=337"},"modified":"2022-03-30T05:41:33","modified_gmt":"2022-03-30T05:41:33","slug":"longsor-di-desa-nyatnyono-kabupaten-semarang-jalan-kampung-sempat-tertutup","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fe.desnet.online\/desa_nyatnyono\/longsor-di-desa-nyatnyono-kabupaten-semarang-jalan-kampung-sempat-tertutup\/","title":{"rendered":"Longsor di Desa Nyatnyono Kabupaten Semarang, Jalan Kampung Sempat Tertutup"},"content":{"rendered":"<p>Tebing longsor kembali terjadi di Kabupaten Semarang. Kali ini di Desa Nyatnyono Kabupaten Semarang, Kamis (9\/1\/2020).<\/p>\n<p>Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Semarang, Heru Subroto, menjelaskan, longsor di tebing itu terjadi di Dusun Ngaglik, Desa Nyatnyono, Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang, Kamis.<\/p>\n<p>&#8220;Longsor terjadi sekitar pukul 9 pagi. Kami mendapat informasinya 10 menit kemudian,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Longsor tersebut berada di tebing di sebelah jalan desa setempat. Longsor, ungkap Heru, mengakibatkan jalan di desa tersebut tertutup sebagian.<\/p>\n<p>&#8220;Jalan desa sempat tertutup sebagian,&#8221; jelas Heru.<\/p>\n<p>Meski begitu menurutnya tidak ada korban baik korban jiwa maupun materi pascalongsor yang terjadi.<\/p>\n<p>&#8220;Korban jiwa nihil, hanya jalan desa yang tertutup,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p>BPBD Kabupaten Semarang pun langsung menerjunkan personel untuk membersihkan material longsor di Desa Nyatnyono Kabupaten Semarang.<\/p>\n<p>Korlap BPBD Semarang Yunianto menjelaskan, ada total dua personel yang diterjunkan.<\/p>\n<p>&#8220;Dua orang mengecek lokasi, dan membersihkan material longsor bersama warga, secara bergotong royong,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p>Ia mengimbau agar masyarakat di Kabupaten Semarang untuk tidak bermain di tebing-tebing, karena dikhawatirkan rawan longsor. Terlebih saat ini sudah memasuki musim penghujan.<\/p>\n<p>&#8220;Longsor bisa sewaktu-waktu terjadi, sehingga masyarakat dimohon untuk tidak dekat-dekat dengan tebing,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Artikel ini telah tayang di\u00a0<a href=\"https:\">TribunJateng.com<\/a>\u00a0dengan judul Longsor di Desa Nyatnyono Kabupaten Semarang, Jalan Kampung Sempat Tertutup,\u00a0<a href=\"https:\/\/jateng.tribunnews.com\/2020\/01\/09\/longsor-di-desa-nyatnyono-kabupaten-semarang-jalan-kampung-sempat-tertutup\">https:\/\/jateng.tribunnews.com\/2020\/01\/09\/longsor-di-desa-nyatnyono-kabupaten-semarang-jalan-kampung-sempat-tertutup<\/a>.<br \/>\nPenulis: akbar hari mukti | Editor: Catur waskito Edy<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tebing longsor kembali terjadi di Kabupaten Semarang. Kali ini di Desa Nyatnyono Kabupaten Semarang, Kamis (9\/1\/2020). Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Semarang, Heru Subroto, menjelaskan, longsor di tebing itu terjadi di Dusun Ngaglik, Desa Nyatnyono, Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang, Kamis. &#8220;Longsor terjadi sekitar pukul 9 pagi. Kami mendapat informasinya 10 menit kemudian,&#8221; lanjutnya. Longsor &hellip;<\/p>\n<p class=\"read-more\"> <a class=\"\" href=\"https:\/\/fe.desnet.online\/desa_nyatnyono\/longsor-di-desa-nyatnyono-kabupaten-semarang-jalan-kampung-sempat-tertutup\/\"> <span class=\"screen-reader-text\">Longsor di Desa Nyatnyono Kabupaten Semarang, Jalan Kampung Sempat Tertutup<\/span> Read More &raquo;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":339,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-337","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kabar-desa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/desa_nyatnyono\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/337","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/desa_nyatnyono\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/desa_nyatnyono\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/desa_nyatnyono\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/desa_nyatnyono\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=337"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/desa_nyatnyono\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/337\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":338,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/desa_nyatnyono\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/337\/revisions\/338"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/desa_nyatnyono\/wp-json\/wp\/v2\/media\/339"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/desa_nyatnyono\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=337"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/desa_nyatnyono\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=337"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/desa_nyatnyono\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=337"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}