{"id":159,"date":"2024-03-13T02:28:36","date_gmt":"2024-03-13T02:28:36","guid":{"rendered":"https:\/\/fe.desnet.online\/labkesmasmakassar\/?page_id=159"},"modified":"2024-03-26T02:09:49","modified_gmt":"2024-03-26T02:09:49","slug":"profile-labkesmas","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/fe.desnet.online\/labkesmasmakassar\/profile-labkesmas\/","title":{"rendered":"Profil Labkesmas"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-page\" data-elementor-id=\"159\" class=\"elementor elementor-159\">\n\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-02cd4a0 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"02cd4a0\" data-element_type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-a9c25e2\" data-id=\"a9c25e2\" data-element_type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-a3813fb elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"a3813fb\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<style>\/*! elementor - v3.20.0 - 13-03-2024 *\/\n.elementor-widget-image{text-align:center}.elementor-widget-image a{display:inline-block}.elementor-widget-image a img[src$=\".svg\"]{width:48px}.elementor-widget-image img{vertical-align:middle;display:inline-block}<\/style>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1180\" height=\"533\" src=\"https:\/\/fe.desnet.online\/labkesmasmakassar\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/foto-sejarah.jpg\" class=\"attachment-full size-full wp-image-161\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/fe.desnet.online\/labkesmasmakassar\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/foto-sejarah.jpg 1180w, https:\/\/fe.desnet.online\/labkesmasmakassar\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/foto-sejarah-300x136.jpg 300w, https:\/\/fe.desnet.online\/labkesmasmakassar\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/foto-sejarah-1024x463.jpg 1024w, https:\/\/fe.desnet.online\/labkesmasmakassar\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/foto-sejarah-768x347.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1180px) 100vw, 1180px\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-fd12c57 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"fd12c57\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<style>\/*! elementor - v3.20.0 - 13-03-2024 *\/\n.elementor-heading-title{padding:0;margin:0;line-height:1}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title[class*=elementor-size-]>a{color:inherit;font-size:inherit;line-height:inherit}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-small{font-size:15px}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-medium{font-size:19px}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-large{font-size:29px}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-xl{font-size:39px}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-xxl{font-size:59px}<\/style><h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Profile Labkesmas II Makassar<\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-f249a1d elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"f249a1d\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<style>\/*! elementor - v3.20.0 - 13-03-2024 *\/\n.elementor-widget-text-editor.elementor-drop-cap-view-stacked .elementor-drop-cap{background-color:#69727d;color:#fff}.elementor-widget-text-editor.elementor-drop-cap-view-framed .elementor-drop-cap{color:#69727d;border:3px solid;background-color:transparent}.elementor-widget-text-editor:not(.elementor-drop-cap-view-default) .elementor-drop-cap{margin-top:8px}.elementor-widget-text-editor:not(.elementor-drop-cap-view-default) .elementor-drop-cap-letter{width:1em;height:1em}.elementor-widget-text-editor .elementor-drop-cap{float:left;text-align:center;line-height:1;font-size:50px}.elementor-widget-text-editor .elementor-drop-cap-letter{display:inline-block}<\/style>\t\t\t\t<p>Sebelum Kemerdekaan Pada tahun 1900 Pemerintah Hindia Belanda mendirikan\u00a0Dienst voor de Volksgezondheid\u00a0atau kantor layanan kesehatan masyarakat. Kantor ini mempunyai satu bagian yang disebut\u00a0Technische Gezondheid Werken\u00a0yang mempunyai tugas melakukan pembangunan penyediaan air minum dari beraneka macam sumber air serta mengadakan pengawasan kualitas produksi air minum dan minuman. Selanjutnya di tahun 1920 kantor ini mendirikan\u00a0Proefstation voor Rivierwater Zuivering voor Drinkwater\u00a0yang berkedudukan di daerah Manggarai yang sekarang dikenal sebagai Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Di bawah pimpinan Ir. CP.Mom\u00a0 unit ini melakukan penyelidikan lapangan, pengolahan, pencarian sumber air dan rancangan konstruksi guna menunjang tugas\u00a0\u00a0Technische Gezondheid.\u00a0Pada tahun 1935\u00a0Proefstation voor Rivierwater Zuivering voor Drinkwater\u00a0\u00a0dipindahkan ke Bandung dan berganti nama menjadi\u00a0Laboratorium voor Technische Hygiene en Drinkwater voor Zuivering\u00a0\u00a0van de Volks Gezondheid\u00a0\u00a0bertempat di dalam kompleks\u00a0Technische Hoogeschool\u00a0yang sekarang dikenal dengan nama Institut Teknologi Bandung,\u00a0 yang mana pada saat itu Ir. CP. Mom diangkat menjadi guru besar, sehingga namanya menjadi Prof.Ir.CP. Mom.<\/p><p>Pada zaman pendudukan Jepang (tahun 1942-1945)\u00a0Laboratorium voor Technische Hygiene en Drinkwater voor Zuivering\u00a0 bernaung di bawah Kementerian Pengajaran di bawah pimpinan Ir. Yuna dan berubah nama menjadi\u00a0Kogiyo Dai Gakku.\u00a0Perpindahan ke YogyakartaSetelah proklamasi kemerdekaan RI, laboratorium ini diganti nama menjadi Laboratorium Kesehatan Teknik (LKT) dibawah pimpinan Bapak Kahar yang dalam pelaksanaan tugasnya bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Teknik (STT) yang dipimpin Prof. Ir. Rooseno sebagai direkturnya.\u00a0 Pada tahun 1953 LKT berganti nama menjadi Lembaga Ilmu Kesehatan Teknik Bandung Cabang Yogyakarta, selanjutnya pada tahun 1954 Departemen Kesehatan menyerahkan Lembaga Ilmu Kesehatan Teknik Bandung kepada ITB, sedangkan Lembaga Ilmu Kesehatan Teknik Bandung Cabang Yogyakarta pada tahun 1967 kembali bernama Laboratorium Kesehatan Teknik Yogyakarta di bawah Biro V\/Umum, Bagian Teknik Umum dan Teknik Penyehatan, Sekretariat Jenderal Departemen Kesehatan RI.\u00a0<\/p><p>Perubahan Nama Menjadi BTKL Pada tanggal 28 April 1978 terbit Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 143\/Men.Kes\/SK\/IV\/1978 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Balai Teknik Kesehatan Lingkungan. Berdasarkan keputusan ini BTKL adalah Unit Pelaksana Teknis di bidang kesehatan lingkungan dalam lingkungan Departemen Kesehatan yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Instalasi Kesehatan, Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan.<\/p><p>Kembali Perubahan Rumusan Kedudukan BTKLPada tanggal 7 Juni 2002 terbit Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 556\/Menkes\/SK\/VI\/2002 tentang Perubahan Rumusan Kedudukan Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Departemen Kesehatan yang mengubah Pasal 1 Kepmenkes RI Nomor 1095\/Menkes\/SK\/IX\/1999 yang\u00a0semula\u00a0menyebutkan bahwa BTKL adalah UPT di bidang pelayanan kesehatan lingkungan yang secara teknis dibina oleh Direktorat Jenderal yang mengurus pembinaan teknis pemberantasan penyakit menular dan penyehatan lingkungan pemukiman serta secara administrasi dan operasional berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Kantor Wilayah Departemen Kesehatan di mana BTKL tersebut berlokasi dan dipimpin seorang Kepala\u00a0menjadi\u00a0BTKL adalah UPT di lingkungan Departemen Kesehatan yang berada di bawah Direktorat Jenderal Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan dan dipimpin oleh seorang Kepala yang bertanggungjawab kepada Direktur Jenderal dan Kepala BTKL dalam melaksanakan tugas teknis secara fungsional dibina oleh Direktur Penyehatan Lingkungan.\u00a0Perubahan BTKL Menjadi BTKLPPM<\/p><p>Pada tanggal 8 Maret 2004 terbit Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 267\/Menkes\/SK\/III\/2004 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Bidang Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular. Dengan terbitnya SK ini mengubah BTKL menjadi BTKLPPM yang mengamanahkan tugas untuk melaksanakan surveilans epidemiologi, kajian dan penapisan teknologi, laboratorium rujukan, kendali mutu, kalibrasi, pendidikan dan pelatihan, pengembangan model dan teknologi tepat guna, kewaspadaan dini dan penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) di bidang pemberantasan penyakit menular dan kesehatan lingkungan serta kesehatan matra. Dalam melaksanakan tugas tersebut diselenggaraan fungsi: pelaksanaan surveilans epidemiologi; pelaksanaan analisis dampak kesehatan lingkungan, pelaksanaan laboratorium rujukan, pelaksanaan pengembangan model dan teknologi tepat guna, pelaksanaan uji kendali mutu dan kalibrasi; pelaksanaan penilaian dan respon cepat, kewaspadaan dini dan penanggulangan KLB\/wabah dan bencana.<\/p><p>Seiring dengan adanya Transformasi Kesehatan pada pilar layanan primer yang telah dicanangkan oleh Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin, dimana selain puskesmas, laboratorium kesehatan juga menjadi sasaran transformasi layanan primer tersebut. Oleh karena itu pada tahun 2023, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mulai melakukan penataan ulang laboratorium kesehatan yang ada di Indonesia. Laboratorium Kesehatan diklasifikasi menjadi laboratorium Kesehatan Medis dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas). Kementerian Kesehatan menetapkan kategori lab dan juga menambah jumlah lab yang dikelompokkan berdasarkan rekomendasi WHO, yaitu:<\/p><ul><li>Labkesmas Tingkat 1 di Puskesmas dengan kategori lab non biosafety (BSL)<\/li><li>Labkesmas Tingkat 2 di Kabupaten\/Kota dengan kategori BSL 2<\/li><li>Labkesmas Tingkat 3 di Provinsi dengan kategori BSL 2<\/li><li>Labkesmas Tingkat 4 di regional dengan kategori BSL 2<\/li><li>Labkesmas Tingkat 5 di nasional dengan kategori BSL 3<\/li><\/ul><p>Peraturan yang mengatur hal tersebut termuat dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 25 tahun 2023 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Bidang Laboratorium Kesehatan Masyarakat. BTKLPP Kelas I Makassar ditetapkan menjadi Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar dan untuk menindaklanjuti peraturan tersebut pada tanggal 1 Januari 2024, BTKLPP Kelas I Makassar bertransformasi menjadi Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar yang diberi tugas sebagai Labkesmas Tingkat 4 yang berada di regional dengan wilayah kerja meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Profile Labkesmas II Makassar Sebelum Kemerdekaan Pada tahun 1900 Pemerintah Hindia Belanda mendirikan\u00a0Dienst voor de Volksgezondheid\u00a0atau kantor layanan kesehatan masyarakat. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"site-sidebar-layout":"no-sidebar","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"full-width-container","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"class_list":["post-159","page","type-page","status-publish","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/labkesmasmakassar\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/159","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/labkesmasmakassar\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/labkesmasmakassar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/labkesmasmakassar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/labkesmasmakassar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=159"}],"version-history":[{"count":15,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/labkesmasmakassar\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/159\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":499,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/labkesmasmakassar\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/159\/revisions\/499"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/labkesmasmakassar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=159"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}