{"id":5642,"date":"2021-11-08T16:45:33","date_gmt":"2021-11-08T09:45:33","guid":{"rendered":"https:\/\/kristusrajaungaran.com\/?p=5642"},"modified":"2021-11-08T16:45:33","modified_gmt":"2021-11-08T09:45:33","slug":"liturgia-verbi-b-i-hari-biasa-pekan-biasa-xxxii","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fe.desnet.online\/parokiungaran\/2021\/11\/08\/liturgia-verbi-b-i-hari-biasa-pekan-biasa-xxxii\/","title":{"rendered":"Liturgia Verbi (B-I) Hari Biasa, Pekan Biasa XXXII"},"content":{"rendered":"<p>[cmsmasters_row data_width=&#8221;boxed&#8221; data_padding_left=&#8221;3&#8243; data_padding_right=&#8221;3&#8243; data_top_style=&#8221;default&#8221; data_bot_style=&#8221;default&#8221; data_color=&#8221;default&#8221; data_bg_position=&#8221;top center&#8221; data_bg_repeat=&#8221;no-repeat&#8221; data_bg_attachment=&#8221;scroll&#8221; data_bg_size=&#8221;cover&#8221; data_bg_parallax_ratio=&#8221;0.5&#8243; data_padding_top=&#8221;0&#8243; data_padding_bottom=&#8221;50&#8243;][cmsmasters_column data_width=&#8221;1\/1&#8243;][cmsmasters_text animation_delay=&#8221;0&#8243;]<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Bacaan Pertama<\/strong><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Keb 1:1-7<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kebijaksanaan adalah roh yang sayang akan manusia.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Roh Tuhan memenuhi seluruh dunia.&#8221;\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Pembacaan dari Kitab Kebijaksanaan:\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kasihilah kebenaran, hai para penguasa dunia.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Hendaklah pikiranmu tertuju kepada Tuhan dengan tulus ikhlas,\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan carilah Dia dengan tulus hati.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Ia membiarkan diri-Nya ditemukan\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">oleh orang yang tidak mencobai-Nya.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Ia menampakkan diri kepada semua\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yang tidak menaruh syak wasangka terhadap-Nya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pikiran bengkang-bengkung menjauhkan dari Allah,\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan orang bodoh yang menguji kekuasaan-Nya pasti dienyahkan.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab kebijaksanaan tidak masuk ke dalam hati keruh,\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan tidak pula tinggal dalam tubuh yang dikuasai dosa.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Roh pendidik yang suci menghindarkan tipu daya,\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan pikiran pandir dijauhinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab kebijaksanaan adalah roh yang sayang akan manusia,\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tetapi si penghujat tidak dibiarkannya\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">terluput dari hukuman karena ucapan bibirnya.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Memang Allah menyaksikan hati sanubarinya,\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">benar-benar mengawasi isi hatinya\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan mendengarkan ucapan lidahnya.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab roh Tuhan memenuhi seluruh ,\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan Dia yang merangkum segala-galanya\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tahu apa saja yang disuarakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demikianlah sabda Tuhan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Mazmur Tanggapan<br \/>\n<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">Mzm 139:1-3.4-6.7-8.9-10,R:24b<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Refren: Tuntunlah aku di jalan yang kekal, ya Tuhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">*Tuhan, Engkau menyelidiki dan mengenal aku;\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Engkau mengetahui apakah aku duduk atau berdiri,\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Engkau mengerti pikiranku dari jauh.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Engkau memeriksa aku kalau aku berjalan dan berbaring,\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">segala jalanku Kaumaklumi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">*Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan,\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sesungguhnya, semuanya telah Kauketahui, ya Tuhan.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dari belakang dan dari depan Engkau mengurung aku,\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan Engkau menaruh tangan-Mu ke atasku.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu,\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">*Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu,\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana;\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati,\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Engkau pun ada di situ.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">*Jika aku terbang dengan sayap fajar,\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan membuat kediaman di ujung laut,\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">di sana pun tangan-Mu akan menuntun aku,\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan tangan kanan-Mu memegang aku.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Bait Pengantar Injil<br \/>\n<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">Flp 2:15-16<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hendaklah di dunia ini kalian bersinar seperti bintang-bintang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sambil berpegang pada firman kehidupan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Bacaan Injil<br \/>\n<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">Luk 17:1-6<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Jika saudaramu berbuat dosa terhadapmu tujuh kali sehari <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan tujuh kali kembali kepadamu dan berkata, &#8216;Aku menyesal&#8217;,\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">engkau harus mengampuni dia.&#8221;\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Tidak mungkin tidak akan ada penyesatan!\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi celakalah orang yang menyebabkannya.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih baik baginya\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya,\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">lalu ia dilemparkan ke dalam laut,\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">daripada ia menyesatkan salah seorang yang lemah ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jagalah dirimu!\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jika saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dan jika ia menyesal, ampunilah dia.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan jika ia berbuat dosa terhadapmu tujuh kali sehari\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan tujuh kali ia kembali kepadamu dan berkata, &#8216;Aku menyesal,&#8217;\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">engkau harus mengampuni dia.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu para rasul berkata kepada Tuhan,\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Tambahkanlah iman kami!&#8221;\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi Tuhan menjawab,\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Jika kalian memiliki iman sebesar biji sesawi,\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kalian dapat berkata kepada pohon ara ini,\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">&#8216;Tercabutlah engkau dan tertanamlah di dalam laut,&#8217;\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">maka pohon itu akan menurut perintahmu.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demikianlah sabda Tuhan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Renungan Injil<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Himbauan dari Kitab Kebijaksanaan pada Bacaan Pertama hari ini sungguh patut untuk didengarkan dan dilaksanakan, &#8220;Carilah Dia dengan tulus hati.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia membiarkan diri-Nya ditemukan oleh orang yang tidak mencobai-Nya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia menampakkan diri kepada semua yang tidak menaruh syak wasangka terhadap-Nya.&#8221;\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mencari Tuhan tidaklah dalam arti kata fisik jasmani, walau tidaklah keliru kalau kita datang ke gereja untuk mencari-Nya, atau datang ke tempat-tempat ziarah rohani, atau ke tempat lain yang kita pandang dapat memudahkan kita berjumpa dengan-Nya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi masuk ke dalam kamar lalu berdoa, adalah juga tindakan mencari Tuhan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tuhan akan membiarkan diri-Nya ditemukan, dan akan menampakkan diri, dengan syarat: kita tidak mencobai-Nya atau menaruh syak wasangka terhadap-Nya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua syarat ini didasari oleh kurang percaya, sangsi, ragu-ragu, tidak yakin, atau mungkin curiga atau menyangka-nyangka sesuatu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada Bacaan Injil hari ini, Yesus menggenapinya, bahwa kita bisa jadi gagal bertemu Tuhan oleh karena kita &#8220;termakan&#8221; oleh penyesatan yang dilakukan orang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini bisa saja terjadi karena iman yang masih lemah sehingga mudah menjadi ragu-ragu atau menaruh syak wasangka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa tandanya kalau Tuhan hadir?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, kita bisa melihat dari buah-buah yang dihasilkan dari menjalankan Injil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika kita dapat dengan tulus mengampuni kesalahan orang, itu artinya hati dan pikiran kita telah dipenuhi oleh Roh Allah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika kita mudah sekali tergerak oleh belas kasihan terhadap kesusahan orang lain, itu artinya Roh Allah telah bekerja di dalam diri kita.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika kita tekun berdoa, tak jemu-jemunya berseru kepada Tuhan, itu artinya hati dan pikiran kita telah tertuju kepada-Nya dan kita memang telah mantap hendak bersekutu dengan-Nya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka seperti yang dilakukan oleh para Rasul Yesus, kita juga berseru kepada-Nya, &#8220;Tambahkanlah iman kami!&#8221;<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Peringatan Orang Kudus<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Santa Teoktista, Pengaku Iman<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biarawati muda ini diculik oleh orang-orang Arab Muslim, tetapi kemudian ia dapat meloloskan dirinya dan hidup sebagai pertapa di dalam hutan selama 35 tahun.\u00a0 Sesaat sebelum meninggal dunia, ia ditemukan oleh seorang pemburu Kristen yang kemudian membawakan komuni suci kepadanya. Ia wafat pada abad ke-9.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Santo Klaudius dkk, Martir<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Klaudius, Nikostrat, Simporian dan Kastor dikenal sebagai pemahat-pemahat Kristen yang terkenal. Hasil pahatan mereka laris di kalangan bangsawan Romawi, tak terkecuali kaisar. Biasanya sebelum mereka bekerja, mereka selalu membuat tanda salib, untuk memohon bantuan Tuhan agar karya mereka dapat berhasil dengan baik. Kebiasaan mereka ini secara diam-diam diperhatikan oleh kawan-kawannya. Seorang kawan mereka bernama Simpli yang terkesan dengan cara macam itu tertarik pada mereka terutama karena hasil karya mereka yang selalu laris terbeli.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kepadanya Simporian menerangkan arti tanda salib itu dan tujuannya: &#8220;Yesus Kristus menebus dosa-dosa umat manusia dengan memikul salib penderitaannya menuju Kalvari. Oleh karena itu salib adalah tanda keselamatan bagi kami orang Kristen. Setiap kali kami mau memulai sesuatu kegiatan, kami harus membuat tanda salib untuk memohon berkat Tuhan atas karya kami. Membuat tanda salib sebelum bekerja berarti menyucikan pekerjaan kami hari itu dan mohon berkat Tuhan atasnya.&#8221; Tidak lama kemudian Simpli pun masuk serani.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada suatu hari Kaisar Diokletianus memesan sebuah patung berhala bernama Aeskulap, pelindung ketabiban. Kelima pemahat serani itu dengan tegas menolak membuat patung berhala itu. Oleh karena itu mereka ditangkap dan sesudah disesah, mereka ditenggelamkan ke dasar sungai Tiber pada tahun 302. Jenazah mereka kemudian ditemukan, lalu dikuburkan di gereja &#8220;Keempat Martir Bermahkota&#8221;. Kuburan mereka ada di Roma di dalam gereja yang ditahbiskan untuk menghormati mereka, seperti tersebut di atas.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>[\/cmsmasters_text][\/cmsmasters_column][\/cmsmasters_row]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[cmsmasters_row data_width=&#8221;boxed&#8221; data_padding_left=&#8221;3&#8243; data_padding_right=&#8221;3&#8243; data_top_style=&#8221;default&#8221; data_bot_style=&#8221;default&#8221; data_color=&#8221;default&#8221; data_bg_position=&#8221;top center&#8221; data_bg_repeat=&#8221;no-repeat&#8221; data_bg_attachment=&#8221;scroll&#8221; data_bg_size=&#8221;cover&#8221; data_bg_parallax_ratio=&#8221;0.5&#8243; data_padding_top=&#8221;0&#8243; data_padding_bottom=&#8221;50&#8243;][cmsmasters_column data_width=&#8221;1\/1&#8243;][cmsmasters_text animation_delay=&#8221;0&#8243;] Bacaan Pertama Keb [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-5642","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-harian"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/parokiungaran\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5642","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/parokiungaran\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/parokiungaran\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/parokiungaran\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/parokiungaran\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5642"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/parokiungaran\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5642\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/parokiungaran\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5642"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/parokiungaran\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5642"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.desnet.online\/parokiungaran\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5642"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}