Kominfo bentuk satgas untuk menyambut 5G di Indonesia

Teknologi jaringan seluler generasi kelima (5G) tidak hanya dirancang untuk menyediakan unduhan konten yang lebih cepat, tetapi juga sejumlah aplikasi lain yang mampu dilakukan oleh 5G, yang dapat mengubah cara orang melakukan aktivitas dan bisnis sehari-hari. , dari internet of things (IoT) hingga kecerdasan buatan (AI). Dengan Indonesia yang akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi digital dunia, 5G akan memainkan peran penting dalam perekonomian ke depan. Dengan tujuan menjadi salah satu dari lima ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2045, transformasi digital merupakan elemen penting bagi perusahaan dalam mempercepat pertumbuhan untuk beralih dari ekonomi berbasis sumber daya ke ekonomi berbasis pengetahuan dan digital. Dari pabrik pintar hingga ibu kota baru berbasis AI di Kalimantan dan bisnis pertanian berbasis digital, hingga IoT industri, Indonesia berpotensi menjadi pasar 5G terbesar di Asia Tenggara.

Namun, Indonesia masih menghadapi tantangan dalam menerapkan teknologi 5G, terutama dalam ketersediaan spektrum yang lambat, ketidakcocokan smartphone yang ada, dan kemungkinan perang harga antar operator telekomunikasi. Negara-negara lain di Asia-Pasifik sudah mulai membebaskan spektrum mid-band dan sedang dalam perjalanan untuk menerapkan penggunaan komersial 5G.